Sejarah Wisata Kepulauan Seribu

Posted on

Tiap-tiap pulau di Kepulauan Seribu pastinya memiliki kisah dan sejarahnya itu sendiri. Yang dikenal sekarang Kepulauan Seribu adalah sebuah kabupaten yang tersusun dari banyak pulau dan lokasinya ada di Utara jakarta. Harus kalian ketahui bila pulau-pulau yang berada di kawasan Kepulauan Seribu mempunyai panorama yang sangat indah tuk dikunjungi, tidak heran itu menjadikan sejumlah pulau jadi terkenal.

Tak sedikit orang kagum dengan panorama yang dikandung Kepulauan Seribu, dan mereka beramai-ramai tuk datang kesana. Disamping memiliki panorama indah, suasana yang terdapat disana pun sangatlah sejuk sebab memang dikelilingi oleh pantai menjadikan sausana disana bakal sejuk dengan angin khas pantai memungkinkan orang yang datang kesana bakal betah berlama-lama liburan disana.

Disamping itu hal yang membuat setiap orang berminat untuk berlibur ke Kepulauan Seribu sebab biaya yang bakal dikeluarkan nantinya, terlebih lagi jika kalian memanfaatkan jasa travel tuk berwisata. Pasti kalian mendapatkan special price yang pergi dengan total yang banyak atau dengan rombongan. Tiap Pulau mempunyai kisahnya masing-masing tidak jarang hal tersebut jadi pertanyaan banyak wisatawan yang mau tahu asal-usul dari mana Pulau itu terbentuk berikut admin akan jelaskan sebagian sejarah Pulau-pulau tersohor di Kepulauan Seribu:

Pulau Pari

Hampir semua pulau yang ada di Kepulauan seribu ini menyimpan panorama yang indah dan suasana yang alami. Persis pada Pulau Pari, menjelang terkenal menjadi Wisata dulu Pulau Pari cuma pulau kosong atau tidak berpenghuni. Pada saat penjajahan Belanda berada di wilayah Banten menjadikan banyak orang yang lari dan bersembunyi dari masa kerja paksa oleh Belanda. Mereka melarikan diri dan akhirnya tiba di Pulau Pari.

Asal mula mengapa di beri nama Pulau Pari, karena dulu perairannya dangkal, di Pulau itu banyak hidup ikan Pari. Maka pulau tersebut diberi nama sebagai Pulau Pari. Sejak Belanda di tarik mundur oleh Jepang, tak sedikit warga banten dan warga tangerang berhijrah ke pulau tersebut untuk menghidupi hidup mereka.

Akhirnya saat ini Pulau Pari dijadikan sebagai obyek wisata, selain wisata Pulau Pari dimanfaatkan penduduk sekitar tuk menanam beberapa tanaman laut semacam rumput laut, hal ini jadi menarik simpati ex gubernur DKI Jakarta yang dahulu menjabat yakni Ali Sadikin, ia mendirikan lab Riset Rumput laut. Rupanya penelitaian itu sukses, menjadikan Rumput Laut sangat banyak berkembang disana. Bukan cuma di Pulau Pari, hasil riset itu dikembanngkan di beberapa Pulau di kawasan Kepulauan Seribu.

Pulau Tidung

Pulau yang terkenal semenjak 2009, telah banyak wisatawan yang mengunjungi tuk melihat keindahan yang dimiliki pulau tidung. Pulau tidung terbagi jadi Dua yakni Pulau Tidung Besar Dan Pulau Tidung Kecil. Tak seperti Pulau Tidung Besar yang sangat banyak warganya dan memiliki beragam fasilitas wisata. Tapi Pulau Tidung Kecil tak ada penghuninya melainkan hanya jadi makam penduduk di pulau tidung.

Bukan cuma makam penghuni pulau tidung. Dulu disana pun ada Makam Raja Pandita ataupun disebut juga dengan julukan kaca, Raja Pandita adalah seorang raja asalnya dari suku Tidung yang berada di Kalimantan Timur. Konon Raja Pandita dibuang oleh Belanda Ke Pulau Tidung. Saat berada di Pulau ini, Raja Pandita tidak membawa gelar rajanya. tapi ia cuma dipanggil dengan julukan kaca.

Kini Pulau Tidung telah jadi wisata populer di bermacam-macam kalangan, karena panoramanya yang begitu indah dan ada banyak aktivitas keren yang bisa dimainkan di lokasi itu. Tentunya tiap Pulau di kepulauan seribu mempunyai icon tersendiri. Pulau Tidung kesohor dengan Jembatan Cintanya, peran Jembatan Cinta tersebut menjadi akses penghubung antara Pulau Tidung Besar menuju Pulau Tidung Kecil.

Pulau Pramuka

Pulau yang Kini diketahui dengan julukan Pulau Pramuka itu siapa yang tak menyangka jika dulu pulau ini tak bernama Pulau Pramuka melainkan ialah Pulau Elang. Dijuluki pulau elang karena di Pulau itu dahulu ada banyak sekali berbagai jenis elang, hal tersebut membuat Pulau tersebut makin banyak dijelajahi oleh tiap pencinta alam.

Karena sangat banyak orang yang melakukan aktivitas pramuka disana dan pada saat itu bapak pramuka datang dan meresmikan mengganti nama Pulau Tersebut jadi Pulau Pramuka. Dan sekarang Pulau Pramuka dibuka sebagai Pulau Wisata dan ada pula penangkaran penyu yang di protek yaitu Penyu sisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *